RSS

Manfaat E-commerce bagi Pengguna Bisnis Online

E-Commerce (Electronic Commerce) atau yang lebih dikenal dalam bahasa indonesia adalah Perniagaan Elektronik adalah sebagai bagian dari Electronic Business (bisnis yang dilakukan dengan menggunakan electronic transmission). Secara umum e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service) dengan menggunakan media elektronik. Jelas, selain dari yang telah disebutkan di atas, bahwa kegiatan perniagaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bisnis. Kesimpulannya, “e-commerce is a part of e-business”.

 

Sebuah e-commerce setidaknya memiliki beberapa keuntungan mendasar sebagai berikut:

  • Toko online diciptakan secara virtual, jadi tidak diperlukan biaya untuk sewa tempat, membayar pegawai atau inventory.
  • Anda membutuhkan waktu lebih singkat dalam mengelola mengelola bisnis ini, karena software e-commerce sudah bekerja untuk anda secara otomatis, sebagai media iklan produk, marketing, mengatur stok barang, pengaturan biaya pengiriman, maupun menangani pembayaran baik secara real-time online maupun bank transfer.
  • Sistem e-commerce bersifat modular, jadi bisa diinstall sesuai kebutuhan, misalkan kita menerima pembayaran melalui paypal, maka paypal payment module dapat diaktifkan dengan mudah.

 

Kekurangan E-Commerce :

  • Ada kekurangan sistem keamanan, kehandalan, standar, dan beberapa protokol komunikasi
  • Ada bandwidth telekomunikasi yang tidak mencukupi
  • Alat pengembangan perangkat lunak masih dalam tahap perkembangan dan sedang berubah dengan cepat
  • Sulit menyatukan perangkat lunak Internet dan EC dengan aplikasi dan database yang ada sekarang ini .
  • Vendor-vendor kemungkinan perlu server web yang khusus serta infrastruktur lainnya, selain server jaringan
  • Beberapa perangkat lunak EC mungkin tidak akan cocok bagi hardware tertentu, atau tidak bisa dipasang bersama dengan beberapa sistem pengoperasian atau komponen-komponen lain.
 
Leave a comment

Posted by on January 30, 2011 in Uncategorized

 

Perbaikan UTS Jaringan Komputer Lanjut ( Subnetting & VLSM )

Diberikan sebuah soal :

Didalam sebuah perusahaan terdapat bagian seperti HRD, FINANCE, TI dan MARKETING. Masing-masing bagian memiliki satu jaringan tersendiri dengan host yang berbeda-beda. Untuk HRD memiliki 10 Host, FINANCE 25 Host, TI 10 Host dan MARKETING 50 Host. Untuk memecahnya menjadi beberapa jaringan kita membutuhkan subnetting dan VLSM.

Pembagian Host :

HRD                : 10

Finance         : 25

TI                     :10

Marketing     : 50

Network address : 172.16.x.n (x adalah no absen)

172.16.5.0/16 ( 5 merupakan no absen saya)

Jawab :

VLSM HRD

HRD 10 host = 10+1+2 (10 untuk host, 1 untuk broadcast dan 2 untuk network) sehingga didapat = 13, setelah itu konversikan kedalam bentuk biner : 1101 = 4

Subnetmask = 255.255.255.240

IP Total = 2^n ; 2^4 = 16

 

VLSM FINANCE

Finance 25 host = 25+1+2 (25 untuk host, 1 untuk broadcast dan 2 untuk network) sehingga didapat = 28, setelah itu konversikan kedalam bentuk biner : 11100 = 5

Subnetmask = 255.255.255.224

IP Total = 2^n ; P Total = 2^5 = 32

 

VLSM TI

TI 10 host = 10+1+2 (10 untuk host, 1 untuk broadcast dan 2 untuk network) sehingga didapat : 13, setelah itu konversikan kedalam bentuk biner : 1101 = 4

Subnetmask = 255.255.255.240

IP Total = 2^n ; 2^4 = 16

 

VLSM MARKETING

MARKETING 50 host = 50+1+2 (50 untuk host, 1 untuk broadcast dan 2 untuk network) Sehingga didapat : 53, setelah itu konversikan kedalam bentuk biner : 110101 = 6
N = 6, maka 32 – 6 = 26
Subnetmask = 255.255.255.192
IP Total = 2^n ; 2^6 = 64

Sehingga jika ditampilkan dalam bentuk tabel :

 
Leave a comment

Posted by on December 23, 2010 in Uncategorized

 

Tes Akhir 2 V-Class Jaringan Komputer Lanjut

1.      Service yang cara kerjanya mirip dengan mengirim surat adalah :

Jawaban : A Connection Oriented

2.      Nama lain untuk Statistical Time Division Multiplexing (TDM) adalah :

Jawaban : C Asynchromous TDM

3.      Hubungan laju transmisi data dengan lebar pita saluran transmisi adalah :

Jawaban : D Semua jawaban salah

4.      Teknik encoding Bipolar-AMI dan Pseudoternary termasuk dalam teknik :

Jawaban : A Multilevel Binary

5.      Jika dua frame ditransmisikan secara serentak maka akan menyebabkan terjadinya tubruklan. Kejadian ini dalam jaringan dikenal dengan istilah :

Jawaban : B Collision

6.      Salah satu protocol CSMA yang tidak terus menerus mendengarkan channel adalah :

Jawaban : C Nonpersistent

7.      Salah satu protocol yang bebas dari tubrukan adalah :

Jawaban : A Bit-Map

8.      Selective Repeater merupakan istilah lain dari :

Jawaban : B Bridge

9.      Dalam pemeliharaan ring logis 802.4, frame kontrol yang bertugas untuk mengijinkan suatu stasiun untuk meninggalkan ring adalah :

Jawaban : D Set_Successor

10.  Algoritma yang digunakan untuk menghindari kemacetan adalah :

Jawaban : B Flow Control

11.  Algoritma routing yang menggunakan informasi yang dikumpulkan dari subnet secara keseluruhan agar keputusannya optimal adalah :

Jawaban : D Algoritma Terdistribusi

12.  Keuntungan multiplexing adalah :

Jawaban : B Komputer host hanya memerlukan satu I/O port untuk banyak terminal

13.  Jenis kabel UTP digunakan untuk jaringan Ethernet :

Jawaban : D Semua jawaban benar

14.  Suatu algoritma routing yang tidak mendasarkan keputusan routingnya pada kondisi topologi dan lalulintas saat itu adalah :

Jawaban : A Non adaptive

15.  Data/message yang belum dienkripsi disebut dengan :

Jawaban : A Plaintext

16.  Algoritma Kontrol Kemacetan yang menjaga jumlah paket tetap konstan dengan menggunakan permits yang bersirkulasi dalam subnet adalah :

Jawaban : B Kontrol Isarithmic

17.  Sekumpulan aturan yang menentukan operasi unit-unit fungsional untuk mencapai komunikasi antar dua entitas yang berbeda adalah :

Jawaban : C Protokol

18.  Algoritma yang digunakan oleh transparent bridge adalah :

Jawaban : B Backward Learning

19.  Dalam model OSI internetworking membagi lapisan network menjadi beberapa bagian, kecuali

Jawaban : A Intranet sublayer

20.  Teknik time domain reflectometry digunakan pada standard IEEE:

Jawaban : B 802.3

21.  Suatu cara yang mempunyai kemampuan untuk menyedian privacy, authenticity, integrity dan pengamanan data adalah :

Jawaban : A Enkripsi

22.  Tujuan adanya jaringan komputer adalah…..

Jawaban : D Semua jawaban benar

23.  Mengontrol suapaya tidak terjadi deadlock merupakan fungsi dari lapisan :

Jawaban : A Network Layer

24.  Frame yang terjadi apabila suatu stasiun mentransmisikan frame pendek kejalur ring yang panjang dan bertubrukan atau dimatikan sebelum frame tersebut dikeluarkan. Frame ini disebut dengan istilah :

Jawaban : B Beacon

25.  Wire center digunakan pada standar :

Jawaban : D 802.5

26.  Komponen dasar model komunikasi adalah :

Jawaban : D Semua benar

27.  Di bawah ini termasuk Broadcast network :

Jawaban : C Satelit

28.  Paket radio termasuk golongan :

Jawaban : A Broadcast

29.  Di bawah ini termasuk guided media :

Jawaban : D Semua benar

30.  Modul transmisi yang sifatnya searah adalah :

Jawaban : B Simpleks

 
Leave a comment

Posted by on December 1, 2010 in Uncategorized

 

Jawaban Quiz Jarkom Lanjut, Jaringan Optik Sinkron (SONET)

1.  Apakah dimaksud dengan komunikasi broadband ?

Jawab :

Broadband dideskripsikan sebagai komunikasi data yang memiliki kecepatan tinggi, kapasitas tinggi menggunakan DSL, Modem Kabel, Ethernet, Wireless Access, Fiber Optik, W-LAN, V-SAT, dsb. Rentang kecepatan layanan bervariasi dari 128 Kbps s/d 100 Mbps. Dalam Draft RPM Penataan Pita Frekuensi Radio untuk Keperluan Layanan Akses Pita Lebar Berbasis Nirkabel  (Broadband Wireless Access) diusulkan definisi Broadband adalah layanan telekomunikasi nirkabel yang memiliki kemampuan kapasitas diatas kecepatan data primer “2 Mbps” (E1) sesuai ITU-R F.1399-1.

 

2. Sebutkan keuntungan SONET !

Jawab :

Synchronous optical network (SONET) menawarkan biaya transport yang efektif pada jaringan akses dan jaringan inti/core. Lapisan optic menyediakan layanan transport untuk aplikasi jarak jauh. Dia juga secara langsung men-support layanan data.

Keuntungan SONET adalah dapat memberikan fungsionalitas yang bagus baik pada jaringan kecil, medium, maupun besar.
  • Collector rings menyediakan interface ke seluruh aplikasi, termasuk local office, PABX, access multiplexer, BTS, dan terminal ATM.
  • Manejemen bandwith berfungsi untuk proses routing, dan manajemen trafik.
  • Jaringan backbone berfungsi menyediakan konektifitas untuk jaringan jarak jauh.
3. Jelaskan prinsip kerja dari ATM !
Jawab :

ATM Merupakan mode transfer untuk B-ISDN.

  • Pada ATM, informasi dikirim dalam blok data dengan panjang tetap yang disebut sel. Sel merupakan unit dari switching dan transmisi.
  • Untuk mendukung layanan dengan rate yang beragam, maka pada selang waktu tertentu dapat dikirimkan sel dengan jumlah sesuai dengan rate-nya.



  • Sebuah  sel terdiri atas information field yang berisi informasi pemakai dan sebuah header.
  • Informasi field dikirim dengan transparan oleh jaringan ATM dan tak ada proses yang dikenakan padanya oleh jaringan.
  • Urutan sel dijaga oleh jaringan, dan sel diterima dengan urutan yang sama seperti pada waktu kirim.
  • Header berisi label yang melambangkan informasi jaringan seperti addressing dan routing.

 

4. Apakah yang dimaksud dengan DSL ?
Jawab :
DSL adalah Teknologi akses yang menggunakan saluran kabel tembaga eksisting untuk layanan broadband.

tipe/jenis teknologi ; HDSL, ADSL, IDSL, SDSL, VDSL, dll.

“x” berarti x-DSL mampu membawa informasi suara dan data (termasuk gambar/video) , untuk data dengan kecepatan bervariasi (32Kbps s/d 8 Mbps).
  • Karena menggunakan kabel telepon, maka x-DSL  menyediakan bandwidth frekwensi secara dedicated (no-share bandwidth).
  • x-DSL mempunyai Bite Rate yang tinggi (asymetric dan symetric)
  • x-DSL menggunakan aplikasi Mode IP dan ATM
  • x-DSL  mudah instalasi dan langsung dapat dipakai

Latar belakang xDSL:
  • Jumlah jaringan akses tembaga sangat besar, sehingga ditinjau dari aspek ekonomi sangat menguntungkan untuk dioptimalkan.
  • Bandwidth transmisinya masih terbatas < 4 kHz hanya untuk informasi suara dengan jarak 5 s/d 10 k
  • Sebagian besar hanya digunakan untuk komunikasi suara
  • Bandwidth 4 kHz yang digunakan adalah bandwidth tanpa    modulasi, sehingga masih ada “ruang” untuk meningkatkan     kapasitas dengan menggunakan teknik modulasi tertentu.
  • Hasil survey hanya sekitar 30 % yang memenuhi syarat untuk menyalurkan layanan non-POTS/ Multi media.

 
Leave a comment

Posted by on November 30, 2010 in Uncategorized

 

Pengaruh Kedatangan Obama dan Meletusnya Gunung merapi bagi perekonomian Indonesia

Kedatangan Obama Ke Indonesia


Kedatangan Obama bagi bangsa Indonesia tentu memiliki arti lebih dibanding kepala negara lain, terkait dengan adanya hubungan masa lalu Presiden Amerika Serikat ke-44 itu dengan Indonesia. Tapi lepas dari faktor emosional itu, kedatangan Obama diharapkan membawa banyak manfaat bagi Indonesia, khususnya di bidang ekonomi dan politik. Tapi kedatangannya ke Indonesia, tentu tidak untuk menapak tilas hubungan emosional itu. Sebagai presiden sebuah negara besar dan memainkan peran penting di percaturan dunia, Obama tentu datang dengan misi khusus negaranya, dan sebaliknya, Indonesia harus mendapat manfaat dari kedatangan Obama, khususnya di bidang ekonomi dan politik. Karena, seperti dikatakan Guru Besar Ilmu Hukum Internasional dari Universitas Indonesia, Profesor  Hikmahanto Juwana, dan sejumlah kalangan, Indonesia memiliki posisi tawar tinggi dan pantas diperhitungkan negara lain, termasuki oleh Amerika Serikat.

AS merupakan negara tujuan ekspor yang cukup besar bagi Indonesia dan masih banyak peluang yang dapat dikembangkan bagi kedua negara terutama dalam bidang perdagangan, Dalam volume perdagangan dan tujuan ekspor kita, AS itu rangking tiga dan selalu memberikan surplus (perdagangan) pada Indonesia dengan demikian AS adalah negara tujuan ekspor yang cukup besar.

Walaupun kunjungan Obama di Indonesia yang kurang dari 24 jam, sangat singkat dibanding dengan kunjungannya ke India selama empat hari, kunjungan Obama ini sangat penting bagi Indonesia. Setidaknya, kunjungan Presiden Negeri Paman Sam yang terdiri dari 50 Negara Bagian itu, yang disiarkan secara langsung oleh CNN, jaringan TV terbesar dan terluas ke seluruh dunia itu, sedikit “mempromosikan” keadaan Indonesia yang sebenarnya, termasuk kehidupan beragama.

Dengan kunjungan Obama ke Indonesia, yang merupakan salah satu dari empat Negara Asia yang dikunjungi Obama dalam kunjungan kerjanya ke Asia selama 10 hari, yaitu India, Indonesia, Korea Selatan dan Jepang. Indonesia boleh bangga karena dari sepuluh Negara ASEAN, hanya Indonesia yang dikunjunginya.

Kunjungan Obama ke Indonesia, diakui Obama bukan hanya untuk nostalgia, mengenang masa kecilnya yang sempat tinggal dan sekolah di Jakarta selama empat tahun. “Kunjungan saya ke Indonesia bukan untuk nostalgia masa lampau, tapi untuk masa depan”, demikian kurang lebih kata Presiden AS berkulit hitam pertama itu.

Dalam kesempatan kunjungan Obama ke Indonesia, Pemerintah Indonesia melalui Presiden Yudhoyono menganugerahkan suatu piagam kehormatan tertinggi sipil bagi iubunda Obama, Ann Dunham Soetoro, sebagai penghargaan atas jasa-jasa almarhumah dalam mendidik wanita Indonesia selama bertahun-tahun sebagai pekerja sebuah LSM.

Dalam pidatonya di UI, Obama menyatakan ada hubungan yang erat antara pembangunan, demokrasi dan kehidupan umat beragama. Dan Indonesia dapat dijadikan contoh bagi Negara-negara lain di dunia. Obama juga mengagumi kehidupan beragama dan Pancasila di Indonesia.

 

Meletusnya Gunung Merapi

Meletusnya Gunung merapi sangat merugikan bangsa Indonesia, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar Merapi, seperti Magelang dan Boyolali serta Klaten di Jawa Tengah dan Sleman serta Jogja di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kerugian ditaksir hingga belasan triliun rupiah dari sektor pariwisata dan pertanian. Dampak letusan Merapi terhadap perekonomian di daerah sekitar Gunung Merapi, hingga kini masih sangat terasa. Aktivitas pasar tradisional terpantau masih sepi pembeli sejak Merapi meletus hebat 26 Oktober. Dampak ekonomi yang ditimbulkan letusan Merapi ditaksir mencapai belasan triliun rupiah. Kerugian dari sektor pariwisata dan pertanian di 3 kabupaten saja mencapai total Rp13,3 triliun lebih. Tiga kabupaten yang mengalami dampak besar letusan Merapi adalah Kabupaten Magelang, Sleman dan Boyolali.

Sektor pariwisata terpukul akibat sejumlah tujuan wisata lumpuh tertutup debu vulkanik. Demikian pula dengan sektor pertanian, dimana banyak lahan pertanian yang hancur akibat awan panas dan debu vulkanik. Sejak meletus 21 hari lalu, kini, aktivitas Merapi berangsur-angsur menurun. Warga-pun sudah mulai kembali ke kampung halaman. Warga tidak bisa berlama-lama hidup di pengungsian karena roda kehidupan harus berputar kembali. Secara ekonomi, Bank Indonesia mencatat letusan Merapi telah berdampak langsung terhadap perekonomian secara keseluruhan di kabupaten Sleman, terutama di  Kecamatan yang dalam jangkauan bahaya radius sampai dengan 20 km dari puncak, yaitu di kecamatan Turi, Pakem, Cangkringan dan Ngemplak. Empat kecamatan ini merupakan pusat budidaya peternakan sapi perah, pusat tanaman salak, holtikultura semusim dan pariwisata.

Berikut adaalah daftar kerugian materiil akibat Meletusnya Gunung Merapi menurut catatan Bank Indonesi:


a. Sektor Pertanian :

  • Sub sektor tanaman holtikultura semusim, perkebunan salak, perikanan dan peternakan terganggu dengan perkiraan total kerugian mencapai Rp 247 miliar terutama pada salak pondoh yang rugi Rp 200 miliar.

  • Terdapat  sekitar 900 UMKM di Sleman dari 2500 UMKM untuk sementara berhenti total. Kebanyakan usahannya adalah peternakan, holtikultura dan kerajinan.

  • Sejumlah 1.548 ekor ternak tewas. Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, menginformasikan pada Kamis (11/11/10), jumlah ternak yang mati akibat erupsi merapi mencapai 1.548 ekor. Dari jumlah itu, sapi perah yang mati mencapai 1.221 ekor, sapi potong 147 ekor, kambing atau domba 180 ekor. Sementara selebihnya kebanyakan ditampung di Tirtomartani, Kec. Kalasan dan Wedomartani, kec Ngemplak.

  • Di sektor perikanan kerugian diperkirakan cukup besar, yaitu sekitar 1.272 ton.

b. Sektor transportasi:

  • Transportasi udara : Penutupan Bandara Adisucipto yang ditetapkan oleh Departemen Perhubungan sampai dengan tanggal 15 November 2010 menyebabkan jumlah penerbangan dan jumlah penumpang pesawat turun. Terdapat 23 penerbangan domestik dan 3 penerbangan internasional perhari terhenti atau diperkirakan terdapat pengurangan jumlah penumpang sekitar 58.300 penumpang selama 11 hari (per hari rerata 5.300 penumpang). Setelah bandara dibukapun diperkirakan penerbangan masih belum optimal.

  • Transportasi darat : transpotasi darat terpukul karena jumlah kunjungan wisatawan turun drastik. Rental mobil yang biasanya ramai mengalami pukulan cukup berat.

c. Sektor Pariwisata: Kunjungan wisatawan berkurang ataupun sebagian menunda, banyak event yang semula akan dilaksanakan di Yogyakarta banyak yang dialihkan pelaksanaannya (nasional maupun internasional), tingkat hunian hotel turun 70%  dari rata-rata tingkat hunian 70% menjadi 30% dan ada yang kurang. Hal ini memberikan dampak pada penurunan penjualan produk kerajinan, usaha kuliner, usaha transportasi turun, dll.

 
Leave a comment

Posted by on November 30, 2010 in Uncategorized

 

V-Class (VLSM) Jarkomlan

VLSM

diketahui :
*Sebuah Gedung 5 lantai
*IP Lokal 200.0.1.0/24
*IP Lokal 200.0.2.0/24
*Kebutuhan perlantai :
# 11 PC untuk Accountung Staff
# 3 PC untuk Ruang Server
# 7 PC untuk IT Staff
# 28 PC untuk Operatinal Staff
# 30 PC untuk CS Staff

1. RANCANGLAH NETWORK SKEMANYA
2. SUBNET SESUAI KEBUTUHAN
TULISKAN SUBNET DALAM TABEL

Jawab:

IP = 200.0.1.0/24

Jumlah divisi = 5

Jumlah lantai = 5

Jumlah router per lantai = 5

#Subnet untuk Router per divisi = 5x (5x 3 Host + 5x (NID+BID))

Berarti 2n – 2 >= 125, n = 7, jumlah vlsm = 128

Net prefix = 32 – 7 = 25

IP router menjadi 200.0.1.0/25 – 200.0.1.127/25 dengan netmask 255.255.255.128

Pembagian Host/router = 5

#Subnet untuk Router per lantai =  5×2 Host + 5x(NID + BID) = 20

Berarti 2n – 2 >= 20, n = 5, jumlah vlsm = 32

Net prefix = 32 – 5 = 27

IP router menjadi 200.0.1.128/27 – 200.0.1.159/27 dengan netmask 255.255.255.224

Pembagian Host/router = 4

 

#Subnet untuk per divisi per lantai =  79host + 5 router + NID + BID = 86

IP = 200.0.2.0/24

Berarti 2n – 2 >= 86, n = 7, jumlah vlsm = 128

Net prefix = 32 – 5 = 27

IP router menjadi 200.0.2.0/25 – 200.0.2.127/25 dengan netmask 255.255.255.128

Pembagian Host/router = 7

#Subnet per divisi dengan range IP sesuai kebutuhan dengan VLSM

Hasil Subnet

Gambar skema Networknya :

 
Leave a comment

Posted by on November 8, 2010 in Uncategorized

 

SUBNETTING

SUBNETTING

Subnetting adalah pembagian suatu kelompok alamat IP menjadi bagian yang lebih kecil lagi. Subnetting memungkinkan administrator jaringan untuk mendistribusikan no.host  dari net.ID yang diberikan kepada beberapa subnetwork. Hubungan antar subnet-nya dengan menggunakan router.

Tujuan Subnetting :

  1. Membagi suatu kelas jaringan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil

  2. Menempatkan suatu host, apakah berada dalam satu jaringan atau tidak

  3. Keteraturan

  4. Mengurangi trafik jaringan

  5. Meningkatkan performa kerja jaringan

  6. Menyederhanakan manajemen jaringan

Keuntungan:

  1. Menyederhanakan administrasi. Dengan bantuan router, jaringan dapat dipecah ke dalam bagian-bagian lebih kecil yang dapat dikelola lebih mudah dan efisien

  2. Perubahan struktur jaringan internal tidak berdampak pada jaringan di luar.

  3. Keamanan jaringan yang lebih baik.

  4. Pembatasan lalu lintas jaringan. Dengan bantuan router dan subnetting, lalu lintas data dalam jaringan diminimumkan.

Misal suatu jaringan dengan IP 192.169.10.0 akan dibagi menjadi 5 jaringan kecil (masing-masing 48 host) yang artinya harus dilakukan proses subnetting dalam jaringan tersebut. Langkah pertama yang harus dilakukan membagi IP jaringan tersebut menjadi blok-blok. IP jaringan tersebut adalah tipe klas C yang telah diketahui mempunyai 255 IP, maka setiap blok akan punya IP sebanyak (255:5)-2 =49 (2 IP diambil untuk IP broadcast dan IP network).

Teknik subnetting:

  • Terlebih dahulu harus diketahui IP address utamanya,

  • Kemudian tentukan jumlah subnet yang akan dibuat

  • Tentukan subnet mask yang baru dan IP address yang baru setelah dilakukan subnetting.

  • Penggunaan rumus untuk menentukan subnet mask yang baru:

  • Jumlah subnet <= 2n-2, n adalah jumlah bit mask (bit 1) yang akan ditambahkan pada bagian awal host pada subnet defaultnya.

  • Kelompok subnet baru yang akan dipakai merupakan kelipatan dari bilangan yang dihitung dengan rumus = 256 – octet baru hasil bit mask yang baru.

Berikut ini adalah contoh Subnetting pada kelas B

Daftar subnet kelas B


Kita coba untuk Class B khususnya untuk yang menggunakan

subnetmask CIDR /25 sampai /30. Contoh network address 172.16.0.0/25.

Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /25 berarti :

11111111.11111111.11111111.10000000(255.255.255.128)

Penghitungan:

• Jumlah Subnet = 29 = 512 subnet

• Jumlah Host per Subnet = 27 – 2 = 126 host

• Blok Subnet = 256 – 128 = 128. Jadi lengkapnya adalah (0, 128)

• Alamat host dan broadcast yang valid?

 
Leave a comment

Posted by on November 2, 2010 in Uncategorized